Menjelajah Tanpa Batas Menebar Perdamaian

Konseling HIV/AIDS masih sangat dibutuhkan

Juni 25, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

KOnseling HIV/AIDS masih penting dilakukan, tidak kalah dengan informasi yang terpajang di beberapa media  baik koran, majalah bahkan internet sekalipun. beberapa keluarga pasien mengaku belum puas rasanya bila belum ketemu langsung dengan konselor HIV atau dokter yang langsung menangani masalah penyakit ini. kejadian ini sering sekali saya temui dari beberapa keluarga dari family dekat mereka yang terinfeksi HIV merasa perlu datang untuk mendapatkan keterangan detail dari konselor dan akan baru merasa puas dan aman kalo sudah mendapatkan informasi dari konselor atau dokter langsung prihal penularan dan beberapa hal yang tidak menularkan apalagi mereka kerap mengkhawatirkan anak-anak mereka yang masih dibawah umur 10 tahun yang hidup satu atap dengan penderita.

yang sering mereka tanyakan selalu berhubungan sekitar sentuhan tangan, keringat, mencuci pakaian si pasien terutama pakaian dalam, gigitan nyamuk, tidur satu kasur tempat tidur.  bahkan masih ditemukan kasus dimana odha masih mendapatkan perlakuan tidak manusia akibat perlakuan sebagian anggota keluarganya sendiri. Akibatnya beberapa penderita (ODHA) masih sering mengeluhkan kejadian ini.

siapa saja bisa ketularan virus HIV. HIV tidak identik dengan penyakit kotor semata. prilaku narkoba melalui penggunaan jarum suntik bergantian dan seks bebas adalah prilaku resiko terbesar. meski demikian bagi sementara orang yang sudah melewati masa dengan prilaku itu  seyogjanya mereka mendapatkan tempat kembali di masyarakat, di bina dan dihargai sebagaimana orang lain. adalah  sesalahan besar bila kesalahan dan dosa mereka masa lalu menjadi simbol dan stigma yang tidak berkesudahan dan disematkan semata-mata hanya bagi mereka saja. bagaimana dengan keluarga anda sendiri? jika saja diantara keluarga anda mendapatkan perlakukan seperti mereka? tentu anda tidak menginginkannya bukan ? siapa saja bisa terkena HIV/AIDS yang penting mari kita cegah bahaya ini dengan memberikan informasi yang sebenar-benarnya, tidak memberikan informasi yang cenderung sepihak. hindari stigma terhadap saudara kita, rangkul mereka dengan dukungan apa saja yang anda mampu. sekedar berteman saja sudah memberikan suatu dorongan luar biasa bagi mereka. toh mereka berhak untuk berteman dengan siapa saja sebagaimana layaknya anda bukan?

Kategori: Kehidupan
Ditandai:

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.