Menjelajah Tanpa Batas Menebar Perdamaian

Neo-komparador

Juli 15, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

neo-liberal tidak pernah mengatakan sesuatu pun kepada kita tentang kemana arah pembangunan mengalir. pembangunan neo-liberalisme sesungguhnya adalah sebuah pembangunan kehancuran kehancuran itu sendiri. menurut james petras dan Henry veltmeyer teori pembangunan neo-liberal adalah sebuah “perluasan ketidakadilan”. apa yang terjadi dengan jalannya pembangunan adalah arah menuju kehancuran dan kehancuran seluruh tatanan demokrasi dan kehancuran civil society di negara ketiga seperti indonesia.

dalam skenario globalisasi, adalah kenyataan bila agen kapitalis berambisi untuk menguasai dunia. dengan neo-liberalisasi nya di negara ketiga telah banyak melahirkan neo-komparador, yaitu mereka yang berlagak membela si miskin. disisi lain, memperkaya diri dengan pembelaannya itu.

Menghadapi 2009 ini banyak sekali politisi yang jauh-jauh hari melakukan segala daya dan upaya menjalankan strategi ini. berbagai perkumpulan sosial dan agama menjadi target utama. beragam kegiatan kepemudaan menjadi fokus perhatian mereka. Majelis taklim dan pengajian yang lainnya tidak luput dari alat silaturahmi politis.

kita bisa saksikan bahwa dewasa ini dunia tengah bergerak menciptakan agenda besar yakni terbentuknya pasar global yang terkuasai. tentunya yang berkuasa bukan politisi, atau negarawan, akan tetapi para BOS besar pemilik modal. Aparat pemerintah, militer, politisi, kaum cendekiawan, ornop dan kelas menengah hanyalah agen-agen lokal kapitalis transnasional. segala usaha dikerahkan demi terealisasinya agenda besar itu. strategi dan konsep apapun disusun sedemikian rupa untuk memuluskan  jalan. segala rintangan, hambatan dan potensi perlawanan akan segera dihabisi jika perlu. tidak peduli atas nama demokrasi, HAM, masyarakat sipil, kelompok bersenjata, agama bahkan Tuhan sekalipun.

para kapitalis akan senantiasa berusaha menguasai kalo perlu mencaplok dan memanfaatkan semua hak sipil demi kepentingan proyek ini. masihkah globalisasi dianggap sebuah keniscayaan?

globalisasi adalah sebuah wajah baru imperialisme abad ini.  aktor-aktornya  senantiasa nongol dilayar  kaca anda. mereka mengobrak-abrik opini publik, mengobok-obok generasi bangsa, mengkhianati rakyat dengan melahirkan para komparador baru dan tak putus-putusnya menusuk dari belakang para cendekiawan agar menjadi pengkhianat2 rakyat dan bangsanya sendiri.

adalah imperialisme baru yang realitasnya sudah bisa kita rasakan bahkan sering kita saksikan. kenaikan Kenaikan BBM adalah salah satu bentuk kebijakan pemerintah yang takluk dan bertekuk lutut dihadapan para kapitalis asing yang bercokol di negeri ini.

Jangan-jangan andalah komparadornya…? semoga saja bukan.

Kategori: Kehidupan
Ditandai:

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.